Wisata

Objek Wisata

1. Bendungan Air

Tempat ini mungkin merupakan tempat paling populer dan paling banyak di kunjungi, terutama pada hari-hari liburan/menjelang liburan. Tempatnya berada di dekat kebun karet H. Atas (dahulu milik H. Abdurrahman/Kolol) di Saba Julu/Saba Bendungan. Selain tempatnya yang relatif mudah dicapai, baik dari Mompang maupun Aek Horsik. Ditempat ini kita bisa menikmati pemandangan yang bagus dengan latar belakang panorama Bukit Barisan, kebun karet, hamparan persawahan dan lekukan sungai Siala Payung sendiri. Selain itu kita tentunya dapat mandi-mandi sepuasnya dan bagi yang ingin ke sana sambil makan-makan (tentunya itu harus) tempat ini menyediakan tempat-tempat strategis, seperti di dekat pintu masuk/tangga pertama ke bendungan itu tepatnya di bawah pohon karet, atau di bendungan itu sendiri, kayu bakarnya tinggal di ambli di ranting/dahan karet yang telah masak di dekat bendungan itu.

Tapi sayangnya, tempat ini nyaris tanpa perawatan. Sejak dibangun tahun 1990 dengan dana kira-kira 1 milyar, tempat ini seolah ditinggalkan begitu saja, sehingga sekarang ditumbuhi semak-semak belukar yagn cukup lebat yang kadang menutupi bendungan itu sendiri. Lagi pula banyak masyarakat menganggap bendungan ini tidak efektif alias mubazir karena saluran airnya banyak yang tidak tepat sasaran. Selain itu, tempat ini hampir hanya dikunjungi oleh orang yang pacaran. Tapi mudah-mudahan anda tidak kecewa saat berkunjung kesana, karena dibalik lebatnya semak-semak yang menutupinya anda masih akan menemukan sepotong keindahannya.

2. Sampuran (Air Terjun)

Pada dasarnya, sampuran sangat banyak di Mompang Julu, yaitu di sepanjang aliran sungai Aek Siala Payung, hal ini dimungkinkan karena jalur sungai ini dari mata airnya di Dolok Malea yang tinggi, hingga alurnya harus melewati tempat-tempat yang kadang-kadang sangat curam, dan disinilah air terjun itu terbentuk. Diantara sekian banyak sampuran itu, yang paling terkenal adalah Sampuran na Donok (Air terjun yang dekat) dan Sampuran na Dao (Air terjun yang jauh), konon masih ada lagi sampuran yang tingginya ± 100 m di kaki Dolok Malea namun hal ini belum banyak diketahui orang, sehingga disini tidak dipublikasikan.

• Sampuran na Donok

Air terjun ini terletak di sebelah utara (dolok) Mompang Julu, yaitu di dekat Saba Opong/Saba Dolok. Tempat ini sangat indah dengan aliran sungai Siala Payung nan jernih diantara bebatuan sungai berwarna-warni dan berbagtai ukuran. Kita tetunya dapat mandi sepuasnya di tempat ini, terutama di air terjunnya yang pertama dengan tinggi ± 2 m, walaupun pendek namun derasnya aliran air ditambah lekukan dua batu besar yang habis dikikis air, membuatnya (membentuk tempat bak kolam).

amir2

Tak jauh dari tempat ini nampaklah sampurannya (Sampuran pertama kadang disebut orang bukan sampuran). Sampuran ini sebenarnya tidak seperti air terjun pada umumnya karena sampuran ini terbentuk oleh apitan 2 batu besar, dan di celah antara keduanya, mengalirlah air sungai ini. Pernah pada bulan September 2004, celah antara kedua batuan itu dihalangi kayu besar yang hanyut dari hulu karena hujan deras, sehingga airnya meluap memanjang hingga lebarnya hampir 3 meter dan menimbukkan pemandangan yang indah. Dengan dikelilingi bermacam-macam pepohonan nan rindang diantara pepohonan kebun karet, suasanyanya tampak begitu indah dan alami.

Walaupun agak jauh dari kampung, namun sampuran ini dapat dicapai dengan jalan kaki selama ± ½ jam, dan tentunya bagi anda yang akan kesana pasti sambil makan-jmakan, yang mungkin telah disiapkan dari rumah, namun jika anda ingin masak rame-rame disana (dan tentunya lebih mengasyikkan), jangan lupa siapkan dengan lengkap dan bawa minyak tanah, karena kadang ranting pohon atau karet yang kita ambil agak lembab, sehingga perlu pemancing api, dan kami ingatkan anda untuk tidak berteriak-teriak atau ketawa terlalu keras, karena sebagian orang percaya tempat ini dan sampuran-sampuran lainnya ada penunggunya, tapi hal ini hendaknya tidak mengurangi keceriaan anda di sana. Kalau sekiranya tempat in dikelola dengan baik dan professional, tentunya orang akan punya pilihan tidak hanya dengan Pintu Air Salambue yang terkenal itu, dan jangan lupa bawa kamera anda untuk foto-foto moment-moment anda yang pastinya indah dan menyenangkan bareng kawan-kawan anda.

• Sampuran na Dao

Tempatnya berada di Dolok Malea berjarak sekitar 4 km dari Mompang Julu. Jika Anda menyukai lintas alam, tempat ini pasti akan menantang anda. Jika di sampuran na Donok anda hanya menjumpai 1 sampuran saja dan itupun pendek, maka ditempat ini anda akan menemukan banyak air terjun yang sangat indah. Jika ingin kesana sebaiknya anda lakukan sambil camping (bermalam), karena jika anda datang langsung menuju sampurannya, anda pasti akan sangat kelelahan, selain karena medan menuju tempat itu hampir terus-menerus menanjak hingga ± 80 derajat, dan kadang hingga menurun hingga ± 70 derajat, anda juga harus menyusuri sungai dengan berjalan kaki selama hampir ½ jam dan mau tidak mau anda harus melakukannya, karena jalan satu-satunya mungkin hanya dari situ. Sedangkan jika anda mencoba melawan arus dengan datang dari Sampuran na Donok, anda mungkin tidak akan berhasil, karena jalur sungai ini kadang-kadang harus melewati tebing hingga 10 m.

Saat camping, anda bisa bermalam di sopo-sopo (gubuk) yang berada di atas tebing sungai. Anda bisa minta izin untuk menginap di salah satu gubuk yang banyak di situ (sekitar 4 gubuk) pada orang-orang yang menjaga kebun. Salah satu gubuk yang tempatnya sangat bagus adalah yang terdapat di lembah tepi sungai Siala Payung. Dari sini, kita bisa melihat indahnya alam dengan kehijauan rimbunan pepohonan hutan yang masih asli diselingi gemericik derasnya air sungai nan jernih dengan hawa sejuk dan berlatar puncak-puncak Bukit Barisan (Dolok Malea). Kami sarankan anda membawa perlengkapan dan bekal yang cukup, karena setelah sampai di sana anda mungkin tidak akan berpikir 2 kali untuk mengambilnya balik ke kampung jika ada yang tertinggal.

Saat malam, anda bisa membuat api unggun sebagai penerangan dan pertanda sopo tempat anda menginap ada orangnya. Selain itu anda harus memasak untuk makan malam. Masakan anda bawa bisa indomie atau ikan kering plus tempe/kentang. Persediaan beras yang anda bawa harus cukup untuk 3 kali makan. Malam yang dingin akan membuat anda menyesal kalau tidak membawa selimut, karena hawa dinginnya Dolok Malea mungkin hampir sama dengan Brastagi di waktu pagi.

Paginya setelah memasak, anda bisa langsung menyusuri sungai untuk menuju sampuran. Waktu menyusuri sungai anda akan menemukan berbagai sampuran baik yang pendek maupun tinggi yang mengharuskan anda melompat karena jalan lain tidak ada lagi. Setelah berjalan kaki selama hampir ½ jam, anda akan sampai di pertemuan cabang sungai Siala Payung dengan anak sungai itu, di pertemuan dua sungai ini, anda akan melihat Sampuran tiga tingkat dengan panjang total ± 25 m.

Indahnya sampuran ini mungkin setidak-tidaknya bisa membuat orang berpikir dua kali untuk pergi ke Aek Sijorni kalau saja jalan kesana dibuat. Tempat ini memang belum banyak dikunjungi orang dan kalau dikelola dengan baik, tempat ini pasti akan mendatangkan manfaatl yang banyak khususnya kepada masyarakat Mompang Julu..

Pulangnya anda harus menyusuri sungai kembali, sebelum sampai di sampuran na Donok, anda punya pilihan jalan lain, yaitu naik ke kebun H. Atas dan lewat darat sampai ke bendungan, atau jika tidak anda lanjutkan saja terus sampai saba Opong lewat sampuran na Donok. Nah sekarang, tertarikkah anda mengunjungi tempat nan indah ini ?

• Sungai Siala Payung

Hampir seluruh aliran sungai ini merupakan tempat-tempat menarik untuk dikunjungi buat rekreasi. Misalnya di sungai di daerah Saba Dolok, Saba Julu dan Bendungan. Selain itu, hampir seluruh daerah persawahan di daerah ini juga dapat dijadikan untuk tempat masak-masak, ini tergantung anda memilih tempatnya, namun yang menarik, hampir tidak pernah kedengaran orang pergi makan-makan ke daerah Saba Lombang (kecuali keluarga), ini dikarenakan air sungai Siala Payung yang juga melintasi daerah ini kebanyakan sudah tercemar oleh cucian mobil di sekitar RM Mandira dan Polres Madina. Dan pasti semua tempat wisata ini bebas pungutan alias gratis, karena seluruh tempat wisata di Mompang Julu adalah untuk umum.

36 Balasan ke Wisata

  1. desi mengatakan:

    ass….aq pernah diceritakan ttg aek sijornih…dimnakah itu?bisa mnt infonya…thanks

  2. Asharuddin Nasution mengatakan:

    Wkslm..
    Aek Sijornih terletak di kabupaten Tapanuli Selatan, yaitu antara Sayurmatinggi dan Silaia. Tempatnya berupa pemandian dengan air yang Subahanallah sangat jernih dan sepengetahuan kami tidak pernah keruh walau hujan sekalipun. Disana juga ada air terjunnya karena letaknya di lereng bukit, tapi mudah diakses karena terletak di dekat jalan Lintas Sumatera. Kami memiliki video tentang tempat wisata tersebut. InsyaAllah kami kirim kan secepatnya

  3. habibie lubis mengatakan:

    jiama video aek sijornihi bang…? bope dabo alak muara soma au tai naunjung au najolo tu sadun harani parsuadaan, koni marangkat ma tu jakartaon. di daerah muara somape nabahatando tempat2 wisata tp inda adong na mangelolana salah satunya di sampuran SMA 1 BATANG NATAL, sampe 11 tingkat, bahat buse gulaenna. allllahhh malungun iba baya mangan gulaen nai sambal siak, pala ke ayah manjala andostorang nabahatani dapot.

  4. Asharuddin Nasution mengatakan:

    Sabar ma jolo, insyaAllah poken na ro di upload video nai. Tarsibuk dabo samaso on mangurus skripsi.

  5. sangkot mengatakan:

    Jambatan aek godang, ramai dikunjungi pada saat lebaran menyebabkan kemacetan. Kunjungi untuk meramaiaknnya lebaran ini, see you all.

  6. chandra mengatakan:

    Ayah saya pernah ikut mempertahankan Benteng Huraba melawan gerakan tentara Belanda. bisa kirim foto benteng Huraba dan apakah benteng tsb telah nenjadi object wisata sejarah?

  7. Hasmar lubis. mengatakan:

    AS.WW HORAS MANDAILING tarimokasi lagui appara mudah-mudahan hamu martamba rasoki anso bisa mambaen mandailing sukses tarimokasi sakalinai.

  8. roy mengatakan:

    pala adong foto2 ni kampung ta,,sonjia do?tujia do ukirim?panamba 2 ni album photo..

  9. MANGARAON ZAZZALI NST mengatakan:

    nasanting madongani ilala bg amir . ira namarta pa do uida

  10. Nurul loebies mengatakan:

    Tolado marsapa abang? Namadung maripe do abangi? Molo na olo ma piga do keponakan d bagas

  11. Asharuddin Nasution mengatakan:

    Dari 3 admin ni blog on, 2 mdung maringanan do, ima Amir dhot Muksin. Tapi pala Ashar inda pe maringanan. Inda pe tarpikirkon tu si:-)

  12. Asharuddin Nasution mengatakan:

    @ roy : kirim ma tu alamat email nami di ashar_nst@yahoo.co.id so martamba album ni gambar di blog on

  13. yunda andezta nasution mengatakan:

    wahhh senangnya bisa ketemu blog ini, ,berasa pulang kampung, ,mompang julu itu dekat huraba siabu kan??itu kampung papa saya, ,jarang pulang kesana cuma denger cerita-cerita ajah, ,bagus blognya, ,salute, ,trus maju yah, ,^_^

  14. Asharuddin Nasution mengatakan:

    Mompang julu memang dekat dengan Huraba, yaitu sekitar 10-13 km. Makanya pulang kampung donk selagi bisa🙂

  15. aswar mengatakan:

    alah manatap nai maju trus mompang julu, sas kali di baen langa bang gambar sikola mmpang jului, malungun di iba mangidana

  16. marganti mengatakan:

    mari ma hita sama-sama mambangun bendungan tai….. ita rawat

  17. Haris A Rambe mengatakan:

    air yang sejernih di Aek Si Jorni Syurmatinggi itu sangat langka di temukan, sekalipun musim hujan berkepanjangan airnnya tetap saja jernih, semoga Allah selalu melindungi air tersebut.

  18. Rizal Lubis mengatakan:

    ass.
    lestarikan kota tapanuli selatan dengan blog ini,,,

  19. jefri anwar mengatakan:

    bisa donk sekali2 kesana

  20. Jefri Anwar mengatakan:

    seka;i2 bisa onk kesana

  21. Muhamad Ikhwan mengatakan:

    Sampuran nadao patendo?

  22. Zeid hasibuan mengatakan:

    mompang julu…………
    kampung nami

  23. ZULKIFLI, NASUTION mengatakan:

    alah naujnujng maboto keau tusadun,,,,mantap doba….apalagi ibangun infrastrukturna tusadun,,,,,maju mompang julu,,,,kampung magodangkuuuuuu,,,,

  24. Lian thankank mengatakan:

    au halak pasar hilir do au lian bo…. jotjot do au tu aek sijorni..got jomu do foto2 nai lian bo…

  25. muhammad sakir mengatakan:

    tagian dei irambin tambngan marmyam,,,,apalgi marbuka lubuk larangan,,,,natagian i,,,,

  26. butet mengatakan:

    denggan mei anggi naibaenmi taintong nadeges degesnai baen

  27. butet mengatakan:

    baen joio gambar ni banjar lombang

  28. Asharuddin Nasution mengatakan:

    @butet : InsyaAllah segera di upload

  29. butet mengatakan:

    tei ubege adong sanari parpocalan i alasona najolo dabo paradianan niba mey pala ke tu saba

  30. Asharuddin Nasution mengatakan:

    adong, anak ni kakak i dei na marlopi i. Na i dibuat si Leo, anak ni udai H. Arun

  31. butet mengatakan:

    dokon jolo kirim solom ku tu dongan-dongan ki tu si oloan, si solah, si sawal, si hilman .tarimo kasih mada parjolo

  32. butet mengatakan:

    sehat-sehat do alai sude ibege hole mabahat be maroai daganak nialai

  33. butet mengatakan:

    dokonjolo kirim solomku tu dongan-dongan ki tu si oloan,si solah,si sawal,si hilman. tarimo kasih mada parjolo

  34. Asharuddin Nasution mengatakan:

    ngon ise do koum nami krim solom on? So malo hami mandokna

  35. butet mengatakan:

    sian dongan ni alai ma songoni alak banjar lombang na tinggal i jakarta

  36. Yasir muammar lubis mengatakan:

    cerita “tor/dolok si muli anak” di muat donk shob.,.,
    jika pernah ksana atau cerita natobang2,.,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: