Jalan-Jalan ke Paya Bulan

Pada Jum’at, 17 Agustus lalu tepatnya pada hari kemerdekaan RI, penulis bersama Mhd. Taufik Nasution berkesempatan untuk jalan-jalan ke Paya Bulan, Maga Kecamatan Lembah Sorik Marapi. Seperti pulau Bangka yang ramai dikunjungi wisatawan setelah menjadi lokasi pembuatan film Laskar Pelangi, Paya Bulan juga dikenal masyarakat ramai setelah digunakan sebagai lokasi pembuatan film pendek Mandailing yang sempat fenomenal di Madina, yaitu Biola Na Mabugang. Daripada hanya sekedar mendengar dari cerita-cerita orang tentang keindahan tempat ini, penulis mengunjunginya secara langsung.

Paya Bulan terletak di antara Maga – Desa Pangkat, akan lebih mudah mengunjungi tempat ini dengan kendaraan pribadi baik sepeda motor maupun kendaraan lainnya. Karena dari pengamatan penulis, penduduk desa Pangkat yang terletak sekitar 3 km dari Maga jalan kaki keluar masuk desa tersebut karena beca atau angkot tidak ada penulis lihat beroperasi di daerah tersebut. Beberapa foto dibawah ini yang diambil dengan kamera handphone beresolusi rendah 1,3 Megapixel (Samsung GT-CC3312) mungkin bisa menggambarkan sedikit keindahan tempat ini kepada anda yang belum pernah berkunjung ke tempat ini.

Masuk ke simpang desa Pangkat menuju Paya Bulan, mata anda akan disambut dengan hamparan sawah nan indah

Pikiran anda akan segera rileks begitu melihat keaindahan alam Allah ini

Penulis membayangkan tempat ini seperti apa ketika hamparan padi masih menguning

Inilah Paya Bulan. Lengkap dengan 2 danau di tengah hamparan padang rumputnya

Tapi sayang, sejak terkenal lewat Biola Na Mabugang dan mungkin dikunjungi ribuan orang setelah itu, entah yang merasa dirinya pemilik kemudian memagari tempat itu dan memungut biaya bagi yang ingin masuk ke tempat indah itu.

Jadinya penulis dan Mhd Taufik Nasution tidak bisa masuk ke tempat ini

Jalan ke Paya Bulan relatif bagus sampai ke desa Pangkat

Tempat ini memang berbeda dengan kebanyakan tempat di Mandailing Godang, lebih mirip dengan Padang Bolak karena banyaknya hamparan padang rumput dan sawah tadah hujan.

Tidak ada orang di tempat ini, padahal penulis sangat ingin sekali berjalan-jalan di tempat yang indah ini

Mungkin pemandangan ini sama sekali tidak menarik bagi orang Padang Bolak, tapi bagi yang tidak pernah melihat hamparan rumput seluas mata memandang, ini adalah tempat yang luar biasa.

Desa Pangkat, desa di ujung Paya Bulan. Tenang, asri dan masih banyak penduduknya yang berjiwa nasionalisme yang tinggi.

Penulis dengan latar belakang Paya Bulan.

4 Balasan ke Jalan-Jalan ke Paya Bulan

  1. solahuddin batubara mengatakan:

    ijia do paya bulan ashar?

  2. solahuddin batubara mengatakan:

    eh belum baca tadi rupanya dekat maga ya

  3. muhammad solih nasution mengatakan:

    payabulan itu kan di dekat tanah kelahiran ku, yaitu MAGALOMBANG…

  4. Hafis Nasution mengatakan:

    Paya Bulan di lombang ni Magalombang memang natarbonggal mai na sun jegesna dan telah berhasil di populerkan lewat filem Biola Na Mabugang dohot tiur ni alam mandailing bahat do halak na terkesima mangidasa di filem i margoar Tombak Harangan yang digambarkan kaya akan fauna dan Hewan tempat peneliti dari University of Taifeh , sedangkan filem Biola Na Mabugang 2 Tias Ni Bugang part 1 juga berlokasi di Paya Bulan tapi peneliti yang datang dari Leiden University seorang perempuan yang bernama Janett atau Maria Janet, memang hita seharusnya bersyukur atas karunia Allah ini karena kayanya serta tatakrama masyarakatnya dalam bertutur kata dan hendaklah kita senantiasa menjaga Lingkungan ini agar tetap lestari. keramah tamahan masyarakat Maga sudah terkenal serta tutur kata yang lembut membuat keasyikan tersendiri bagi pendatang yang berkunjung kedaerah ini .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: