Mangarsik Gulaen

Bondar02Mangarsik (menimba air) adalah salah satu cara menangkap gulaen (ikan) secara tradisional yang masih banyak dilakukan oleh sebagian penduduk di Mompang Julu. Caranya adalah dengan mengeringkan bondar (parit) yang diperkirakan banyak ikannya dan biasanya dikerjakan oleh beberapa orang. Biasanya juga mempunyai lubuk-lubuk tempat ikan berkumpul. Di sungai Siala Payung juga bisa, tetapi hanya pada waktu musim kemaru ketika aliran airnya mengecil dan banyak mempunyai cabang-cabang dan anda bisa menutup salah satunya. Kalau di bondar, empang tempat air yang mengalir di parit tersebut berasal, airnya dialirkan ke tempat lain. Atau bisa juga dengan memutus parit tadi dengan menggunakan cangkul dan tentu saja kalau seperti ini harus di parit (bondar) yang sepi atau bukan merupakan parit yang digunakan untuk mengairi sawah. Kalau tidak, bisa panjang ceritanya sampai ke pak Kepala Desa.

BOndar03Setelah aliran air berhasil di hentikan di parit yang dimaksud, sisa air yang tergenang di situ bisa kita buang dengan menimbanya dan kalau anda sendirian tentunya menjadi pekerjaan yang lumayan berat. Tapi kalu rame-rame terasa ringan dan cepat. Air yang ditimba tentu saja tidak sampai kosong karena ikannya yang kebanyakan berukuran kecil seperti aporas, incor, burirak dan sejenisnya akan ikut tertimba dan terbuang. Setelah airnya dirasa cukup kecil, kita bisa menangkapi ikan-ikan yang biasanya lumayan banyak di parit itu. Kalau bondar atau sungainya berbatu-batu, anda bisa menggunakan sejenis rumput yang biasa banyak terdapat di sekitarnya untuk dijadikan racun (tuba) ikan dengan menumbuk halus daun-daunnya dan menyebarkannya di parit itu. Kalau kebetulan anda sedang mendapatkan rezeki yang bagus dari Allah, anda bisa mendapatkan hampir 1 ember ikan. Mulai dari ikan lele, gabus, incor, aporas, bakok, ikan kepala timah dan burirak.

Mangarsik01Hasilnya biasanya tidak dijual, tapi untuk acara makan-makan di sawah ataupun kebun. Beras dan perlengkapan masak lainnya dibawa dari rumah dengan cara mengumpulkannya secara gotong royong. Seteleh ikannya dapat baru digulai ataupun digoreng. Tapi untuk incor, aporas dan burirak sangat enak di asam padeh. Kalau di goreng terasa kurang enak karena ikannya yang kecil-kecil dan bakalan hancur setelah digoreng. Dengan tiupan angin sepoi-sepoi di sawah ataupun kebun, 5 orang bisa menghabiskan 6-7 tabung susu beras. Tapi kalau acara mangarsiknya hanya mendapatkan sedikit ikan, jadinya gulai waktu makan-makannya adalah pakis sungai, daun katuk dan daun ubi. Mangarsik sama sekali tidak merusak kehidupan ikan-ikan di parit (bondar-bondar) atapun di sungai, karena ikan-ikan yang ditangkap hanya yang dapat di lihat saja. Anak-anak ikan sama sekali tidak terganggu. Kalupun memakai tuba, tidak mematikan hanya membuat mabuk sebentar saja. Ayo.. Siapa yang mau ikut mangarsik ke Saba Dolok? atau mungkin ke Saba Julu?

7 Balasan ke Mangarsik Gulaen

  1. habibie lubis mengatakan:

    natabo madai gulaen aporasi… apalagi di uram ( sambal arambir siak..) aaallllaaaa… dosir2 ijur niba paida2na.

  2. A. Kamil Parinduri, MAPPI (Cert.) mengatakan:

    Andigan muse ma langa ke mangarsik, git dohot ilala!

    Marsiontangan da pal ke hamu.

  3. Mamak Menek mengatakan:

    Molo uligi judul nai u ambangkon nangking mangarsik gulaen (jenis masakan) mandailing, tapi nyatanya manangkup gulaen. Anggo iboto ho bere cara marmasak “gulaen arsik” baen jolo tulisanna.

  4. Nursakinah mengatakan:

    Adog dope lga dapot ikan aporasi disaba dolokan

  5. Asharuddin Nasution mengatakan:

    @Nursakinah : Adong mantong, tapi inda bahat songon najolo be nung na bahat i halak manarafo (manyetrum)

  6. lianlubis mengatakan:

    songon jiado sannaari saba dolok ? botul dei saba dolok madung manjadi kobun karet. tolong homu majolo tampilkon gambarna.

  7. Madina Scnk Doau mengatakan:


    manesting jolo da😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: