Mata pencaharian penduduk masyarakat Mompang Julu sebagian besar adalah Petani/usaha pertanian (75%), perekonomian (10%), jasa dan lain-lain (15%). Dengan mayoritas petani, karet merupakan tanaman yang sangat penting, bahkan pada sebagian warga, karet adalah satu-satunya sumber penghasilan. Dengan harga relatif tinggi (Rp. 6.000,-), seharusnya kehidupan masyarakatnya pastilah bagus, atau setidak tidaknya diatas garis kemiskinan, tapi lihat saja waktu adanya pembagian dana BLT dari dana kompensasi kenaikan BBM, karena dirasa tidak adil, ada anggota masyarakat yang berkelahi atau hampir-hampir berkelahi. Kenapa hal ini terjadi ?
Hal itulah yang menyebabkan banyaknya para pemudanya yang memilih merantau seperti ke Medan, Pekanbaru, Pulau Jawa, Bali, Kalimantan dan Sulawesi, bahkan sampai ke luar negeri seperti Malaysia dan Brunai. Sedangkan dari segi pendidikan, rata-rata yang tamat / tidak tamat SD ± 45%, SMP ± 25%, SMA ± 15% dan Sarjana/Akademi kurang dari 5%. Setelah tamat SD, banyak anak-anak yang melanjutkan ke SLTP atau ke Pesantren atau tidak melanjutkan sama sekali, namun kebanyakan putus ditengah jalan, terutama anak laki-laki di pesantren. Memang dapat dilihat minat masyarakat untuk melanjutkan study anak-anaknya sangat kurang, bahkan bagi yang mampu sekalipun. Mereka lebih suka anaknya dekat dengan mereka daripada belajar jauh-jauh seperti di Medan, Pekanbaru dan Padang. “Sekolahpun kalau mau nyari kerja tetap nyogok-nya” itulah ungkapan yang sering mereka lontarkan.
Beberapa orang dari mereka yang merantau di berbagai daerah bahkan luar negeri banyak yang telah berhasil, atau setidak-tidaknya kehidupannya dirasakan lebih baik daripada di Mompang Julu. Tapi banyak juga mereka terutama yang telah berhasil lupa dengan kampung halamannya. Entah karena tidak mengenal kata “balas Budi” atau tidak peduli sama sekali untuk membangun kampungnya setidaknya membantu orang yang mau merantau ketempatnya.

Para perantau yang tidak lupa kampungnya, terutama kepada keluarganya, sering mengirimkan sejumlah uang sehingga sedikit banyak telah meningkatkan taraf hidup masyarakat. Kehidupan sosialnya amatlah peka, dengan adanya ketimpangan ekonomi/sosial di sana sini, sering menimbulkan permusuhan diam (api dalam sekam) yang siap-siap kapan saja meledak bak bom waktu. Maka tak heran, bila tetangga kita yang dua hari lalu makan di rumah kita hari ini bisa datang marah-marah bagai orang kesurupan.
Arus informasi yang mengalir deras dan tak mengenal sisi positif atau negatif (walau sebagian besar hanya efek negatif), baik dari TV/VCD/DVD terutama dari Parabola Digital, turut mengimbas kehidupan muda-mudinya. Dulu orang mengenal istilah pacaran hanya lewat markusip, tahukah anda markusip itu apa? Tanyakanlah kepada orang-orang tua anda. Sekarang walau mungkin istilah pergaulan bebas belum tepat dikenakan, tapi arah-arah kesana pastilah ada. Cobalah kalau anda jalan-jalan pada malam hari dan terutama di waktu sekolah Pesantren libur atau Fatayatnya banyak yang pulang (kami tidak bermaksud mengatakan bahwa orang-orang tersebut adalah anak pesantren), dan diantara jam 20.30 sampai 22.00, lihatlah di parik-parik (halaman belakang) rumah tertentu yang gelap atau agak gelap, kemungkinan anda melihat orang yang pacaran adalah 3:1, bisa ditebak apa pekerjaan orang yang bukan muhrim berduaan ditempat seperti itu. Walau secara umum kehidupan masyarakatnya religius (100 % Islam), tapi hal seperti ini tidak banyak mendapat perhatian, karena terutama wanitanya banyak juga yang berlatar belakang pendidikan agama. Mungkin jika suatu saat anda disini dan ingin memperbaikinya, pastilah anda dibilang orang kurang kerjaan. Tapi didiamkan saja akan makin menyemakkan hati, karena kitapun kena dosanya. Memang kalau kita lihat semua ini, pastilah kita ingin pergi dari kampung ini, namun jika kita semua pergi, siapa lagi yang akan memperbaikinya ?




anso inda ditakkup langa muda tardapot margandat di parik-parik i… muda inda dibab-bab anso losi ia
imada… botul mai, mabahat antong buktina, koni bujing2 sannaripe ma bahatan naso perawanbe (maf kata da) harana kontrolan sian orang tuana urang. songon di amian sanga jabat di golari lurahi gang pargandaani gang CINTA ima ning pak lurahi golarna baen nabahati alak disi margandak, bo… sampe sonnari gang cinta ma golar ningi. sugari dabo alak2 nakehe margandak tu golap2i dot tu parik2i ilasiakan dei punanai soulang namurgit sajo karejona.
tu sude koum2 nadi kampung halaman,sidempuan, panyabungan,tarutama muara soma au mangido sagodang2na harana incogot marangkat maita tu perjuangan mulia.ayah….(RAMLI LUBIS)..umak…( ruaida) au mangido maaf atas segala kesalahan nau buat,ari rayo inda mulak au ayah umak. kirim solom tu anda tolan dan sahabatku semua.
tanggal 25 agutus ari ultah ku genab mau 19 tahun, di ingot iadole baya…? danakile di panyabungan aek lapan golarna si ummu aiman.
gimana sekarang kampung
au alak angkola do..
sarupo bo songon di sidempuan ma mulai bahat pergaulan bebas.
bahat bujing2 naso perawan.
e tahe, adong do alak pintupadang dison dongan?
au dongan par simangambat /adong do hitandai ho halak simangambat? tlg bls
Adong, dongan-dongan atia SMA songon si Subhan Hadi, sannari ia kareji di Disperindag Madina
Marsapa jolo da… Mompang julu on masuk tu kec. Kotanopan do on kan ?
Inda ba tulang.. Kec. Panyabungan Utara do. Halak jia langa roai tulang i so inda mamboto?
Alak Kotanopan, tai madung tinggal di kisaran… maaf da songon na lupa au… Tai bope songoni selamat ma di amu, bisa manampilkon huta muyu di website…
Anggo nga kaboratan boti markasempatan, ajari jolo ami cara mambaen website nasongonon.
jadima katua……….
as..ww
Adong huida dongan sakampung ison abang NANAS marcarito
hita jolo i kotanopan i jia abangi au sannari i siantar
do balos kamuda tu son semar_70@yahoo.com tarimo kasi.
assalam’km…
adong do di son alak batang natal?
salam knal da …
hami nadiranto nada unjung lupa tu huta.sejauh-jauh km merantau pasti kembali ke kampung halaman tercinta
botul dei ajari jolo hami na songoni nan
aha naditulis muyu on bere botul doi, harana au najolo { 1976 } parmayamanku tu mompang julu do. dimasoi sada halak maia na sikola sma, goarna si derlan nst bagasna di gang bunga tanjung banjar dolok, itandai hamu dei bere ? sedangkan sian kampung2 di sekitar mompang julu seperti, mompang jae,rumbio,gunung barani, madung puluan alak namarsikola di sma. mudah2an tu pudi ari bahat manian namarsikola.
duchhhh…..
kngen ne ma tanjung mompang…
kpan ea bisa ksana????
mdah2n tahun ne bisa,,,,
bizzzz thu maen dch k aek sijornih, pantai laut natal ,danau siais…
tmpat ny thu kren2 lhoooo????
pha ge kmpung tanjng mompang?????
tmpat ya indh ……………………………………
bnget!!!!
Disana aku menemukan kesejukan ~